Sabtu, 20 Desember 2014

Biografi dan historys proklamator indonesia

  
Ir. Soekarno adalah sosok orang terpenting dalam sepanjang catatan sejarah memerdekaan bangsa indonesia dari penjajahan Belanda. Beliau adalah proklamator kemerdekaan indonesia bersama Mohammad Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945. Ir. Soekarno juga merupakan Presiden Pertama Republik Indonesia yang menjabat pada periode 1945-1966. Beliau dilahirkan di Surabaya pada tanggal 6 Juni 1910 dan pada usianya yang ke 69, sosok penggali pancasila ini meninggal dunia di RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat) Gatot Subroto, Jakarta pada tanggal 21 Juni 1970. Semasa hidupnya, Presiden Soekarno banyak mendapatkan penghargaan, antara lain penghargaan dari 26 Universita (luar negeri dan dalam negeri) dan meskipun beliau sudah meninggal dunia, Presiden Ir. Soekarno, juga tetap mendapat penghargaan sebagai bintang kelas satu oleh Presiden Afrika Selatan, Thabo Mbeki.
Dibawah ini merupakan sejarah kehidupan Presiden Soekarno Lengkap dari masa kecil dan masa remaja, kiprah politik Presiden Soekarno hingga wafatnya Ir, Soekarno dan lain-lain.

B.        DAFTAR ISI BIOGRAFI IR. SOEKARNO PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PERTAMA

1. NAMA KECIL IR. SOEKARNO
Ketika dilahirkan, Soekarno diberikan nama Kusno Sosrodihardjo oleh orangtuanya.Namun karena ia sering sakit maka ketika berumur lima tahun namanya diubah menjadi Soekarno oleh ayahnya. Nama tersebut diambil dari seorang panglima perang dalam kisah Bharata Yudha yaitu Karna. Nama “Karna” menjadi “Karno” karena dalam bahasa Jawa huruf “a” berubah menjadi “o” sedangkan awalan “su” memiliki arti “baik”.
Di kemudian hari ketika menjadi Presiden R.I., ejaan nama Soekarno diganti olehnya sendiri menjadi Sukarno karena menurutnya nama tersebut menggunakan ejaan penjajah (Belanda). Ia tetap menggunakan nama Soekarno dalam tanda tangannya karena tanda tangan tersebut adalah tanda tangan yang tercantum dalam Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang tidak boleh diubah. Sebutan akrab untuk Soekarno adalah Bung Karno.

Asal Usul Nama Achmed Soekarno
Di beberapa negara Barat, nama Soekarno kadang-kadang ditulis Achmed Soekarno. Hal ini terjadi karena ketika Soekarno pertama kali berkunjung ke Amerika Serikat, sejumlah wartawan bertanya-tanya, “Siapa nama kecil Soekarno?” karena mereka tidak mengerti kebiasaan sebagian masyarakat di Indonesia yang hanya menggunakan satu nama saja atau tidak memiliki nama keluarga. Entah bagaimana, seseorang lalu menambahkan nama Achmed di depan nama Soekarno. Hal ini pun terjadi di beberapa Wikipedia, seperti wikipedia bahasa Ceko, bahasa Wales, bahasa Denmark, bahasa Jerman, dan bahasa Spanyol.
Sukarno menyebutkan bahwa nama Achmed di dapatnya ketika menunaikan ibadah haji. Dalam beberapa versi lain, disebutkan pemberian nama Achmed di depan nama Sukarno, dilakukan oleh para diplomat muslim asal Indonesia yang sedang melakukan misi luar negeri dalam upaya untuk mendapatkan pengakuan kedaulatan negara Indonesia oleh negara-negara Arab.

2. KEHIDUPAN IR. SOEKARNO 
Masa Kecil dan Remaja Soekarno
Soekarno dilahirkan dengan seorang ayah yang bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo dan ibunya yaitu Ida Ayu Nyoman Rai. Keduanya bertemu ketika Raden Soekemi yang merupakan seorang guru ditempatkan di Sekolah Dasar Pribumi di Singaraja, Bali. Nyoman Rai merupakan keturunan bangsawan dari Bali dan beragama Hindu sedangkan Raden Soekemi sendiri beragama Islam. Mereka telah memiliki seorang putri yang bernama Sukarmini sebelum Soekarno lahir. Ketika kecil Soekarno tinggal bersama kakeknya, Raden Hardjokromo di Tulung Agung, Jawa Timur.
Ia bersekolah pertama kali di Tulung Agung hingga akhirnya ia pindah ke Mojokerto, mengikuti orangtuanya yang ditugaskan di kota tersebut. Di Mojokerto, ayahnya memasukan Soekarno ke Eerste Inlandse School, sekolah tempat ia bekerja.Kemudian pada Juni 1911 Soekarno dipindahkan ke Europeesche Lagere School (ELS) untuk memudahkannya diterima di Hoogere Burger School (HBS). Pada tahun 1915, Soekarno telah menyelesaikan pendidikannya di ELS dan berhasil melanjutkan ke HBS. di Surabaya, Jawa Timur. Ia dapat diterima di HBS atas bantuan seorang kawan bapaknya yang bernama H.O.S. Tjokroaminoto. Tjokroaminoto bahkan memberi tempat tinggal bagi Soekarno di pondokan kediamannya. Di Surabaya, Soekarno banyak bertemu dengan para pemimpin Sarekat Islam, organisasi yang dipimpin Tjokroaminoto saat itu, seperti Alimin, Musso, Dharsono, Haji Agus Salim, dan Abdul Muis. Soekarno kemudian aktif dalam kegiatan organisasi pemuda Tri Koro Darmo yang dibentuk sebagai organisasi dari Budi Utomo. Nama organisasi tersebut kemudian ia ganti menjadi Jong Java (Pemuda Jawa) pada 1918. Selain itu, Soekarno juga aktif menulis di harian “Oetoesan Hindia” yang dipimpin oleh Tjokroaminoto.
Tamat H.B.S. tahun 1920, Soekarno melanjutkan ke Technische Hoge School (sekarang ITB) di Bandung dengan mengambil jurusan teknik sipil dan tamat pada tahun 1925. Saat di Bandung, Soekarno tinggal di kediaman Haji Sanusi yang merupakan anggota Sarekat Islam dan sahabat karib Tjokroaminoto. Di sana ia berinteraksi dengan Ki Hajar Dewantara, Tjipto Mangunkusumo dan Dr. Douwes Dekker, yang saat itu merupakan pemimpin organisasi National Indische Partij.

3. KIPRAH POLITIK SOEKARNO
Masa Pergerakan Nasional
Pada tahun 1926, Soekarno mendirikan Algemene Studie Club di Bandung yang merupakan hasil inspirasi dari Indonesische Studie Club oleh Dr. Soetomo. Organisasi ini menjadi cikal bakal Partai Nasional Indonesia yang didirikan pada tahun 1927. Aktivitas Soekarno di PNI menyebabkannya ditangkap Belanda pada bulan Desember 1929, dan memunculkan pledoinya yang fenomenal: Indonesia Menggugat, hingga dibebaskan kembali pada tanggal 31 Desember 1931.
Pada bulan Juli 1932, Soekarno bergabung dengan Partai Indonesia (Partindo), yang merupakan pecahan dari PNI. Soekarno kembali ditangkap pada bulan Agustus 1933, dan diasingkan ke Flores. Di sini, Soekarno hampir dilupakan oleh tokoh-tokoh nasional. Namun semangatnya tetap membara seperti tersirat dalam setiap suratnya kepada seorang Guru Persatuan Islam bernama Ahmad Hasan.
Pada tahun 1938 hingga tahun 1942 Soekarno diasingkan ke Provinsi Bengkulu.
Soekarno baru kembali bebas pada masa penjajahan Jepang pada tahun 1942.

Masa Penjajahan Jepang
Pada awal masa penjajahan Jepang (1942-1945), pemerintah Jepang sempat tidak memperhatikan tokoh-tokoh pergerakan Indonesia terutama untuk “mengamankan” keberadaannya di Indonesia. Ini terlihat pada Gerakan 3A dengan tokohnya Shimizu dan Mr. Syamsuddin yang kurang begitu populer.
Namun akhirnya, pemerintahan pendudukan Jepang memperhatikan dan sekaligus memanfaatkan tokoh tokoh Indonesia seperti Soekarno, Mohammad Hatta dan lain-lain dalam setiap organisasi-organisasi dan lembaga lembaga untuk menarik hati penduduk Indonesia. Disebutkan dalam berbagai organisasi seperti Jawa Hokokai, Pusat Tenaga Rakyat (Putera), BPUPKI dan PPKI, tokoh tokoh seperti Soekarno, Hatta, Ki Hajar Dewantara, K.H Mas Mansyur dan lain lainnya disebut-sebut dan terlihat begitu aktif. Dan akhirnya tokoh-tokoh nasional bekerjasama dengan pemerintah pendudukan Jepang untuk mencapai kemerdekaan Indonesia, meski ada pula yang melakukan gerakan bawah tanah seperti Sutan Syahrir dan Amir Sjarifuddin karena menganggap Jepang adalah fasis yang berbahaya.
Presiden Soekarno sendiri, saat pidato pembukaan menjelang pembacaan teks proklamasi kemerdekaan, mengatakan bahwa meski sebenarnya kita bekerjasama dengan Jepang sebenarnya kita percaya dan yakin serta mengandalkan kekuatan sendiri.
Ia aktif dalam usaha persiapan kemerdekaan Indonesia, di antaranya adalah merumuskan Pancasila, UUD 1945 dan dasar dasar pemerintahan Indonesia termasuk merumuskan naskah proklamasi Kemerdekaan. Ia sempat dibujuk untuk menyingkir ke Rengasdengklok Peristiwa Rengasdengklok.
Pada tahun 1943, Perdana Menteri Jepang Hideki Tojo mengundang tokoh Indonesia yakni Soekarno, Mohammad Hatta dan Ki Bagoes Hadikoesoemo ke Jepang dan diterima langsung oleh Kaisar Hirohito. Bahkan kaisar memberikan Bintang kekaisaran (Ratna Suci) kepada tiga tokoh Indonesia tersebut. Penganugerahan Bintang itu membuat pemerintahan pendudukan Jepang terkejut, karena hal itu berarti bahwa ketiga tokoh Indonesia itu dianggap keluarga Kaisar Jepang sendiri. Pada bulan Agustus 1945, ia diundang oleh Marsekal Terauchi, pimpinan Angkatan Darat wilayah Asia Tenggara di Dalat Vietnam yang kemudian menyatakan bahwa proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah urusan rakyat Indonesia sendiri.
Namun keterlibatannya dalam badan-badan organisasi bentukan Jepang membuat Soekarno dituduh oleh Belanda bekerja sama dengan Jepang,antara lain dalam kasus romusha.

Masa Perang Revolusi 
Soekarno bersama tokoh-tokoh nasional mulai mempersiapkan diri menjelang Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Setelah sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI,Panitia Kecil yang terdiri dari delapan orang (resmi), Panitia Kecil yang terdiri dari sembilan orang/Panitia Sembilan (yang menghasilkan Piagam Jakarta) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia PPKI, Soekarno-Hatta mendirikan Negara Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Setelah menemui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, terjadilah Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945; Soekarno dan Mohammad Hatta dibujuk oleh para pemuda untuk menyingkir ke asrama pasukan Pembela Tanah Air Peta Rengasdengklok. Tokoh pemuda yang membujuk antara lain Soekarni, Wikana, Singgih serta Chairul Saleh. Para pemuda menuntut agar Soekarno dan Hatta segera memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia, karena di Indonesia terjadi kevakuman kekuasaan. Ini disebabkan karena Jepang sudah menyerah dan pasukan Sekutu belum tiba. Namun Soekarno, Hatta dan para tokoh menolak dengan alasan menunggu kejelasan mengenai penyerahan Jepang. Alasan lain yang berkembang adalah Soekarno menetapkan moment tepat untuk kemerdekaan Republik Indonesia yakni dipilihnya tanggal 17 Agustus 1945 saat itu bertepatan dengan bulan Ramadhan, bulan suci kaum muslim yang diyakini merupakan bulan turunnya wahyu pertama kaum muslimin kepada Nabi Muhammad SAW yakni Al Qur-an. Pada tanggal 18 Agustus 1945, Soekarno dan Mohammad Hatta diangkat oleh PPKI menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Pada tanggal 29 Agustus 1945 pengangkatan menjadi presiden dan wakil presiden dikukuhkan oleh KNIP.Pada tanggal 19 September 1945 kewibawaan Soekarno dapat menyelesaikan tanpa pertumpahan darah peristiwa Lapangan Ikada dimana 200.000 rakyat Jakarta akan bentrok dengan pasukan Jepang yang masih bersenjata lengkap.
Pada saat kedatangan Sekutu (AFNEI) yang dipimpin oleh Letjen. Sir Phillip Christison, Christison akhirnya mengakui kedaulatan Indonesia secara de facto setelah mengadakan pertemuan dengan Presiden Soekarno. Presiden Soekarno juga berusaha menyelesaikan krisis di Surabaya. Namun akibat provokasi yang dilancarkan pasukan NICA (Belanda) yang membonceng Sekutu. (dibawah Inggris) meledaklah Peristiwa 10 November 1945 di Surabaya dan gugurnya Brigadir Jendral A.W.S Mallaby.
Karena banyak provokasi di Jakarta pada waktu itu, Presiden Soekarno akhirnya memindahkan Ibukota Republik Indonesia dari Jakarta ke Yogyakarta. Diikuti wakil presiden dan pejabat tinggi negara lainnya.
Kedudukan Presiden Soekarno menurut UUD 1945 adalah kedudukan Presiden selaku kepala pemerintahan dan kepala negara (presidensiil/single executive). Selama revolusi kemerdekaan,sistem pemerintahan berubah menjadi semi-presidensiil/double executive. Presiden Soekarno sebagai Kepala Negara dan Sutan Syahrir sebagai Perdana Menteri/Kepala Pemerintahan. Hal itu terjadi karena adanya maklumat wakil presiden No X, dan maklumat pemerintah bulan November 1945 tentang partai politik. Hal ini ditempuh agar Republik Indonesia dianggap negara yang lebih demokratis.
Meski sistem pemerintahan berubah, pada saat revolusi kemerdekaan, kedudukan Presiden Soekarno tetap paling penting, terutama dalam menghadapi Peristiwa Madiun 1948 serta saat Agresi Militer Belanda II yang menyebabkan Presiden Soekarno, Wakil Presiden Mohammad Hatta dan sejumlah pejabat tinggi negara ditahan Belanda. Meskipun sudah ada Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dengan ketua Sjafruddin Prawiranegara, tetapi pada kenyataannya dunia internasional dan situasi dalam negeri tetap mengakui bahwa Soekarno-Hatta adalah pemimpin Indonesia yang sesungguhnya, hanya kebijakannya yang dapat menyelesaikan sengketa Indonesia-Belanda.

Masa Kemerdekaan
Setelah Pengakuan Kedaulatan (Pemerintah Belanda menyebutkan sebagai Penyerahan Kedaulatan), Presiden Soekarno diangkat sebagai Presiden Republik Indonesia Serikat (RIS) dan Mohammad Hatta diangkat sebagai perdana menteri RIS. Jabatan Presiden Republik Indonesia diserahkan kepada Mr Assaat, yang kemudian dikenal sebagai RI Jawa-Yogya. Namun karena tuntutan dari seluruh rakyat Indonesia yang ingin kembali ke negara kesatuan, maka pada tanggal 17 Agustus 1950, RIS kembali berubah menjadi Republik Indonesia dan Presiden Soekarno menjadi Presiden RI. Mandat Mr Assaat sebagai pemangku jabatan Presiden RI diserahkan kembali kepada Ir. Soekarno. Resminya kedudukan Presiden Soekarno adalah presiden konstitusional, tetapi pada kenyataannya kebijakan pemerintah dilakukan setelah berkonsultasi dengannya.
Mitos Dwitunggal Soekarno-Hatta cukup populer dan lebih kuat dikalangan rakyat dibandingkan terhadap kepala pemerintahan yakni perdana menteri. Jatuh bangunnya kabinet yang terkenal sebagai “kabinet seumur jagung” membuat Presiden Soekarno kurang mempercayai sistem multipartai, bahkan menyebutnya sebagai “penyakit kepartaian”. Tak jarang, ia juga ikut turun tangan menengahi konflik-konflik di tubuh militer yang juga berimbas pada jatuh bangunnya kabinet. Seperti peristiwa 17 Oktober 1952 dan Peristiwa di kalangan Angkatan Udara.
Presiden Soekarno juga banyak memberikan gagasan-gagasan di dunia Internasional. Keprihatinannya terhadap nasib bangsa Asia-Afrika, masih belum merdeka, belum mempunyai hak untuk menentukan nasibnya sendiri, menyebabkan presiden Soekarno, pada tahun 1955, mengambil inisiatif untuk mengadakan Konferensi Asia-Afrika di Bandung yang menghasilkan Dasa Sila. Bandung dikenal sebagai Ibu Kota Asia-Afrika. Ketimpangan dan konflik akibat “bom waktu” yang ditinggalkan negara-negara barat yang dicap masih mementingkan imperialisme dan kolonialisme, ketimpangan dan kekhawatiran akan munculnya perang nuklir yang mengubah peradaban, ketidakadilan badan-badan dunia internasional dalam pemecahan konflik juga menjadi perhatiannya. Bersama Presiden Josip Broz Tito (Yugoslavia), Gamal Abdel Nasser (Mesir), Mohammad Ali Jinnah (Pakistan), U Nu, (Birma) dan Jawaharlal Nehru (India) ia mengadakan Konferensi Asia Afrika yang membuahkan Gerakan Non Blok. Berkat jasanya itu, banyak negara-negara Asia Afrika yang memperoleh kemerdekaannya. Namun sayangnya, masih banyak pula yang mengalami konflik berkepanjangan sampai saat ini karena ketidakadilan dalam pemecahan masalah, yang masih dikuasai negara-negara kuat atau adikuasa. Berkat jasa ini pula, banyak penduduk dari kawasan Asia Afrika yang tidak lupa akan Soekarno bila ingat atau mengenal akan Indonesia.
Guna menjalankan politik luar negeri yang bebas-aktif dalam dunia internasional, Presiden Soekarno mengunjungi berbagai negara dan bertemu dengan pemimpin-pemimpin negara. Di antaranya adalah Nikita Khruschev (Uni Soviet), John Fitzgerald Kennedy (Amerika Serikat), Fidel Castro (Kuba), Mao Tse Tung (RRC).

Kejatuhan
Situasi politik Indonesia menjadi tidak menentu setelah enam jenderal dibunuh dalam peristiwa yang dikenal dengan sebutan Gerakan 30 September atau G30S pada 1965. Pelaku sesungguhnya dari peristiwa tersebut masih merupakan kontroversi walaupun PKI dituduh terlibat di dalamnya. Kemudian massa dari KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) dan KAPI (Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia) melakukan aksi demonstrasi dan menyampaikan Tri Tuntutan Rakyat (Tritura) yang salah satu isinya meminta agar PKI dibubarkan.[10] Namun, Soekarno menolak untuk membubarkan PKI karena bertentangan dengan pandangan Nasakom (Nasionalisme, Agama, Komunisme). Sikap Soekarno yang menolak membuabarkan PKI kemudian melemahkan posisinya dalam politik.
Lima bulan kemudian, dikeluarkanlah Surat Perintah Sebelas Maret yang ditandatangani oleh Soekarno. Isi dari surat tersebut merupakan perintah kepada Letnan Jenderal Soeharto untuk mengambil tindakan yang perlu guna menjaga keamanan pemerintahan dan keselamatan pribadi presiden. Surat tersebut lalu digunakan oleh Soeharto yang telah diangkat menjadi Panglima Angkatan Darat untuk membubarkan PKI dan menyatakannya sebagai organisasi terlarang. Kemudian MPRS pun mengeluarkan dua Ketetapannya, yaitu TAP No. IX/1966 tentang pengukuhan Supersemar menjadi TAP MPRS dan TAP No. XV/1966 yang memberikan jaminan kepada Soeharto sebagai pemegang Supersemar untuk setiap saat menjadi presiden apabila presiden berhalangan.
Soekarno kemudian membawakan pidato pertanggungjawaban mengenai sikapnya terhadap peristiwa G30S pada Sidang Umum ke-IV MPRS. Pidato tersebut berjudul “Nawaksara” dan dibacakan pada 22 Juni 1966. MPRS kemudian meminta Soekarno untuk melengkapi pidato tersebut. Pidato “Pelengkap Nawaskara” pun disampaikan oleh Soekarno pada 10 Januari 1967 namun kemudian ditolak oleh MPRS pada 16 Februari tahun yang sama.
Hingga akhirnya pada 20 Februari 1967 Soekarno menandatangani Surat Pernyataan Penyerahan Kekuasaan di Istana Merdeka. Dengan ditandatanganinya surat tersebut maka Soeharto de facto menjadi kepala pemerintahan Indonesia. Setelah melakukan Sidang Istimewa maka MPRS pun mencabut kekuasaan Presiden Soekarno, mencabut gelar Pemimpin Besar Revolusi dan mengangkat Soeharto sebagai Presiden RI hingga diselenggarakan pemilihan umum berikutnya.

4. SOEKARNO SAKIT HINGGA MENINGGAL
Kesehatan Soekarno sudah mulai menurun sejak bulan Agustus 1965. Sebelumnya, ia telah dinyatakan mengidap gangguan ginjal dan pernah menjalani perawatan di Wina, Austria tahun 1961 dan 1964. Prof. Dr. K. Fellinger dari Fakultas Kedokteran Universitas Wina menyarankan agar ginjal kiri Soekarno diangkat tetapi ia menolaknya dan lebih memilih pengobatan tradisional. Ia masih bertahan selama 5 tahun sebelum akhirnya meninggal pada hari Minggu, 21 Juni 1970 di RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat) Gatot Subroto, Jakarta dengan status sebagai tahanan politik. Jenazah Soekarno pun dipindahkan dari RSPAD ke Wisma Yasso yang dimiliki oleh Ratna Sari Dewi. Sebelum dinyatakan wafat, pemeriksaan rutin terhadap Soekarno sempat dilakukan oleh Dokter Mahar Mardjono yang merupakan anggota tim dokter kepresidenan. Tidak lama kemudian dikeluarkanlah komunike medis yang ditandatangani oleh Ketua Prof. Dr. Mahar Mardjono beserta Wakil Ketua Mayor Jenderal Dr. (TNI AD) Rubiono Kertopati.

Komunike medis tersebut menyatakan hal sebagai berikut:

1. Pada hari Sabtu tanggal 20 Juni 1970 jam 20.30 keadaan kesehatan Ir. Soekarno semakin memburuk dan kesadaran berangsur-angsur menurun.
2. Tanggal 21 Juni 1970 jam 03.50 pagi, Ir. Soekarno dalam keadaan tidak sadar dan kemudian pada jam 07.00 Ir. Soekarno meninggal dunia.
3. Tim dokter secara terus-menerus berusaha mengatasi keadaan kritis Ir. Soekarno hingga saat meninggalnya.
Walaupun Soekarno pernah meminta agar dirinya dimakamkan di Istana Batu Tulis, Bogor, namun pemerintah memilih Kota Blitar, Jawa Timur, sebagai tempat pemakaman Soekarno. Hal tersebut ditetapkan lewat Keppres RI No. 44 tahun 1970. Jenazah Soekarno dibawa ke Blitar sehari setelah kematiannya dan dimakamkan keesokan harinya bersebelahan dengan makam ibunya. Upacara pemakaman Soekarno dipimpin oleh Panglima ABRI Jenderal M. Panggabean sebagai inspektur upacara. Pemerintah kemudian menetapkan masa berkabung selama tujuh hari.

5. PENINGGALAN PRESIDEN SOEKARNO
Dalam rangka memperingati 100 tahun kelahiran Soekarno pada 6 Juni 2001, maka Kantor Filateli Jakarta menerbitkan perangko “100 Tahun Bung Karno”.[8] Perangko yang diterbitkan merupakan empat buah perangko berlatarbelakang bendera Merah Putih serta menampilkan gambar diri Soekarno dari muda hingga ketika menjadi Presiden Republik Indonesia. Perangko pertama memiliki nilai nominal Rp500 dan menampilkan potret Soekarno pada saat sekolah menengah. Yang kedua bernilai Rp800 dan gambar Soekarno ketika masih di perguruan tinggi tahun 1920an terpampang di atasnya. Sementara itu, perangko yang ketiga memiliki nominal Rp. 900 serta menunjukkan foto Soekarno saat proklamasi kemerdekaan RI. Perangko yang terakhir memiliki gambar Soekarno ketika menjadi Presiden dan bernominal Rp. 1000. Keempat perangko tersebut dirancang oleh Heri Purnomo dan dicetak sebanyak 2,5 juta set oleh Perum Peruri. Selain perangko, Divisi Filateli PT Pos Indonesia menerbitkan juga lima macam kemasan perangko, album koleksi perangko, empat jenis kartu pos, dua macam poster Bung Karno serta tiga desain kaus Bung Karno.
Perangko yang menampilkan Soekarno juga diterbitkan oleh Pemerintah Kuba pada tanggal 19 Juni 2008. Perangko tersebut menampilkan gambar Soekarno dan presiden Kuba Fidel Castro. Penerbitan itu bersamaan dengan ulang tahun ke-80 Fidel Castro dan peringatan kunjungan Presiden Indonesia, Soekarno, ke Kuba.
Nama Soekarno pernah diabadikan sebagai nama sebuah gelanggang olahraga pada tahun 1958. Bangunan tersebut, yaitu Gelanggang Olahraga Bung Karno, didirikan sebagai sarana keperluan penyelenggaraan Asian Games IV tahun 1962 di Jakarta. Pada masa Orde Baru, komplek olahraga ini diubah namanya menjadi Gelora Senayan. Tapi sesuai keputusan Presiden Abdurrahman Wahid, Gelora Senayan kembali pada nama awalnya yaitu Gelanggang Olahraga Bung Karno. Hal ini dilakukan dalam rangka mengenang jasa Bung Karno.
Setelah kematiannya, beberapa yayasan dibuat atas nama Soekarno. Dua di antaranya adalah Yayasan Pendidikan Soekarno dan Yayasan Bung Karno. Yayasan Pendidikan Soekarno adalah organisasi yang mencetuskan ide untuk membangun universitas dengan pemahaman yang diajarkan Bung Karno. Yayasan ini dipimpin oleh Rachmawati Soekarnoputri, anak ketiga Soekarno dan Fatmawati. Pada tahun 25 Juni 1999 Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie meresmikan Universitas Bung Karno yang secara resmi meneruskan pemikiran Bung Karno, Nation and Character Building kepada mahasiswa-mahasiswanya.
Sementara itu, Yayasan Bung Karno memiliki tujuan untuk mengumpulkan dan melestarikan benda-benda seni maupun non-seni kepunyaan Soekarno yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Yayasan tersebut didirikan pada tanggal 1 Juni 1978 oleh delapan putra-putri Soekarno yaitu Guntur Soekarnoputra, Megawati Soekarnoputri, Rachmawati Soekarnoputri, Sukmawati Soekarnoputri, Guruh Soekarnoputra, Taufan Soekarnoputra, Bayu Soekarnoputra dan Kartika Sari Dewi Soekarno. Di tahun 2003, Yayasan Bung Karno membuka stan di Arena Pekan Raya Jakarta.[8] Di stan tersebut ditampilkan video pidato Soekarno berjudul “Indonesia Menggugat” yang disampaikan di Gedung Landraad tahun 1930 serta foto-foto semasa Soekarno menjadi presiden.[8] Selain memperlihatkan video dan foto, berbagai cinderamata Soekarno dijual di stan tersebut. Diantaranya adalah kaus, jam emas, koin emas, CD berisi pidato Soekarno serta kartu pos Soekarno.
Seseorang yang bernama Soenuso Goroyo Sukarno mengaku memiliki harta benda warisan Soekarno. Soenuso mengaku merupakan mantan sersan dari Batalyon Artileri Pertahanan Udara Sedang.[8] Ia pernah menunjukkan benda-benda yang dianggapnya sebagai warisan Soekarno itu kepada sejumlah wartawan di rumahnya di Cileungsi, Bogor. Benda-benda tersebut antara lain adalah sebuah lempengan emas kuning murni 24 karat yang terdaftar dalam register emas JM London, emas putih dengan cap tapal kuda JM Mathey London serta plakat logam berwarna kuning dengan tulisan ejaan lama berupa deposito hibah. Selain itu terdapat pula uang UBCN (Brasil) dan Yugoslavia serta sertifikat deposito obligasi garansi di Bank Swiss dan Bank Netherland.[8] Meskipun emas yang ditunjukkan oleh Soenuso bersertifikat namun belum ada pakar yang memastikan keaslian dari emas tersebut.

6. PENGHARGAAN PRESIDEN IR. SOEKARNO
Semasa hidupnya, Soekarno mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa dari 26 universitas di dalam dan luar negeri. Perguruan tinggi dalam negeri yang memberikan gelar kehormatan kepada Soekarno antara lain adalah Universitas Gajah Mada, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, Universitas Hasanuddin dan Institut Agama Islam Negeri Jakarta. Sementara itu, Columbia University (Amerika Serikat), Berlin University (Jerman), Lomonosov University (Rusia) dan Al-Azhar University (Mesir) merupakan beberapa universitas luar negeri yang menganugerahi Soekarno dengan gelar Doktor Honoris Causa.
Pada bulan April 2005, Soekarno yang sudah meninggal selama 104 tahun mendapatkan penghargaan dari Presiden Afrika Selatan Thabo Mbeki. Penghargaan tersebut adalah penghargaan bintang kelas satu The Order of the Supreme Companions of OR Tambo yang diberikan dalam bentuk medali, pin, tongkat, dan lencana yang semuanya dilapisi emas. Soekarno mendapatkan penghargaan tersebut karena dinilai telah mengembangkan solidaritas internasional demi melawan penindasan oleh negara maju serta telah menjadi inspirasi bagi rakyat Afrika Selatan dalam melawan penjajahan dan membebaskan diri dari apartheid. Acara penyerahan penghargaan tersebut dilaksanakan di Kantor Kepresidenan Union Buildings di Pretoria dan dihadiri oleh Megawati Soekarnoputri yang mewakili ayahnya dalam menerima penghargaan.


Daftar pustaka


Kamis, 11 Desember 2014

Referendum dan skotlandia

Referendum

Referendum
 (dari bahasa Latin) atau jajak pendapat adalah suatu proses pemungutan suara semesta untuk mengambil sebuah keputusan[1], terutama keputusan politik yang memengaruhi suatu negara secara keseluruhan, misalnya seperti adopsi atau amendemen konstitusi atau undang-undang baru, atau perubahan wilayah suatu negara.
Pada sebuah referendum, masyarakat yang memiliki hak pilih dimintai pendapatnya. Hasil referendum bisa dianggap mengikat atau tidak mengikat. Sebuah referendum dianggap mengikat apabila pemerintah harus mengikuti seluruh jawaban rakyat yang ada dalam hasil referendum. Apabila referendum tidak mengikat, berarti referendum itu hanya digunakan sebagai fungsi penasihat saja, dimana hasil yang ada tidak harus diikuti, namun menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan selanjutnya.
Pada umumnya, terdapat dua jenis referendum, yaitu referendum legislatif dan referendum semesta. Referendum legislatif dilakukan apabila suatu adopsi atau amendemen konstitusi atau undang-undang baru mewajibkan adanya persetujuan rakyat seluruhnya. Sedangkan referendum semesta adalah sebuah aksi referendum yang diselenggarakan berdasarkan kemauan rakyat, yang didahului oleh sebuah aksi demonstrasi atau petisi yang berhasil mengumpulkan dukungan mayoritas[2].
















Apa Itu Skotlandia?

Rabu, 17 September 2014 | 22:27 WIB

GLASGOW, KOMPAS.com — Pada Kamis (18/9/2014), rakyat Skotlandia akan memasuki tahapan bersejarah, yaitu memberikan suara dalam referendum yang bisa jadi akan membuat Skotlandia terpisah dari Inggris Raya setelah 300 tahun menjadi bagiannya.

Sayangnya, tak banyak yang mengetahui apa itu Skotlandia, kecuali mungkin dua klub sepak bola, Glasgow Celtic dan Glasgow Rangers. Berikut sekilas informasi tentang Skotlandia.

Apa itu Skotlandia?

Skotlandia, yang berpenduduk hampir 5 juta jiwa, adalah salah satu negara tertua di dunia. Negeri ini sudah menjadi satu bangsa di bawah kepemimpinan Raja Kenneth MacAlpin pada 843 Masehi.

Skotlandia menjadi negara independen selama 800 tahun hingga akhirnya bergabung dengan Inggris Raya pada 1707.

Saat Inggris menghadapi perang melawan Perancis pada awal abad ke-18, London memblokir perdagangan dan menyita properti milik orang Skotlandia di wilayah selatan, kecuali mereka sepakat membentuk satu negara kesatuan.

Setelah melalui perdebatan sengit dan kekerasan di Skotlandia, parlemen Skotlandia dan Inggris dibubarkan pada 1 Mei 1707 dan digantikan dengan sebuah parlemen Inggris Raya.

Apa perbedaan Skotlandia dari wilayah Inggris Raya lainnya?

Skotlandia memiliki sistem hukum sendiri dan Gereja Nasional Skotlandia mendapat jaminan di bawah Akta Persatuan (Act of Union).

Meski demikian, semua masalah keuangan dan moneter dikendalikan pemerintah di London dan Bank of England yang didirikan seorang Skotlandia, William Patterson, pada 1694.

Bukankah Skotlandia memiliki parlemen sendiri?

Keinginan untuk memiliki otonomi lebih besar di Skotlandia menuntun gelaran referendum pada 1997 untuk menghidupkan kembali parlemen Skotlandia di Edinburgh. Ide itu didukung 74,3 persen pemberi suara dan pada 1999 parlemen Skotlandia kembali beroperasi. 

Politisi veteran, Winnie Ewing, memimpin dan membuka sidang pertama parlemen Skotlandia yang baru. "Sidang parlemen Skotlandia yang ditunda pada 25 Mei 1707 kembali digelar," ujar Ewing.

Anggota parlemen Skotlandia bisa merancang undang-undang pendidikan, anggaran kesehatan, perumahan, turisme, transportasi, dan beberapa hal lainnya. Namun, mereka tak memiliki kendali atas masalah imigrasi, pertahanan, kebijakan luar negeri, ketenagakerjaan, perdagangan, energi, dan keuangan.

Sebagian besar anggaran yang digunakan parlemen Skotlandia diperoleh dari Pemerintah Inggris Raya.

Apa saja kekuatan ekonomi Skotlandia?

Inggris Raya menghasilkan 75 persen minyak mentah Uni Eropa dan 90 persen dari hasil itu diperoleh di perairan Skotlandia. Demikian ungkap Pusat Riset Gabungan Komisi Eropa.

Berdasarkan data 2012, Pemerintah Skotlandia menyatakan, minyak mentah hasil negeri itu menyumbang 39,5 miliar dollar AS untuk perekonomian Inggris Raya.

Selain minyak, Pemerintah Skotlandia yakin negeri itu bisa memproduksi hingga 25 persen energi angin dan ombak serta 10 persen energi gelombang laut untuk Uni Eropa.

Ekspor Skotlandia bernilai sekitar 100 miliar poundsterling setahun, termasuk 11 miliar poundsterling dari jasa finansial, serta hampir 9 miliar poundsterling dari sektor makanan dan minuman, termasuk wiski.

Apa yang sudah disumbangkan Skotlandia untuk dunia?

Pengaruh Skotlandia untuk dunia sangat besar, bahkan jauh lebih besar dari luas wilayahnya.

Deklarasi Arbroath, yang merupakan deklarasi kemerdekaan Skotlandia pada 1320, memberi pengaruh besar terhadap kemerdekaan AS.

Sebuah salinan langka manuskrip deklarasi Skotlandia itu diberikan kepada Arsip Nasional AS oleh Pemerintah Skotlandia pada 2011 sebagai penghargaan untuk Pemerintah AS yang meresmikan 6 April sebagai Hari Tartan di AS.

Selama berabad-abad, para insinyur, pemikir, dan pebisnis Skotlandia membantu membangun dunia modern. James Watt menciptakan mesin uap, Sir Alexander Fleming menemukan penisilin, Jong Logie Baird menjadi pionir televisi, dan Alexander Graham Bell menemukan telepon. 

Bahkan, mantan PM Inggris Winston Churchil mengakui pengaruh dan sumbangan Skotlandia untuk dunia modern. "Dari semua negara kecil di dunia, mungkin hanya Yunani yang melampaui Skotlandia dalam hal sumbangan untuk kemanusiaan," kata Churchill.

Referendum Skotlandia Akan Guncang Inggris?

Tanggal 18 September 2014 bisa jadi lembaran baru dalam 300 tahun sejarah Inggris Raya. Warga Skotlandia melaksanakan referendum untuk menentukan kemerdekaannya. Berikut beberapa fakta menarik.
http://www.dw.de/image/0,,17903811_303,00.jpg
Apakah Skotlandia Langsung Merdeka Setelah Perhitungan Suara?
Referendum 18 September akan menjaring suara pemilih Skotlandia, apakah mereka setuju memisahkan diri dari Inggris dan menjadi negara sendiri. Jika mayoritas memberi suara "Yes", persiapan kemerdekaan baru mulai dilakukan. Jadi Skotlandia tidak langsung merdeka. Berbagai agenda politik dan ekonomi harus dirintis memasuki masa transisi. Deklarasi kemerdekaan dijadwalkan pada 24 Maret 2016.
Apakah Skotlandia merdeka otomatis jadi anggota Uni Eropa dan NATO?
Ini memang kasus baru yang belum punya preseden di Uni Eropa. Apa yang terjadi jika terjadi perpecahan di satu negara anggota? Referendum kemerdekaan Skotlandia dilaksanakan berdasarkan persetujuan pemerintah Inggris, jadi bukan berasal dari gerakan separatis bersenjata. Jika Skotlandia merdeka, mereka harus mengajukan permohonan keanggotaan baru ke Uni Eropa dan NATO. Ini proses yang bisa makan waktu bertahun-tahun.
Apa artinya kemerdekaan Skotlandia bagi Eropa?
·         Bildergalerie Schottland Unabhängigkeit

SKOTLANDIA PISAHKAN DIRI DARI INGGRIS?

Antara Harapan dan Kecemasan

Skotlandia bisa menjadi negara independen. Ini akan menjadi tantangan besar, tidak hanya bagi Inggris, melainkan juga bagi Eropa dan NATO.
Banyak negara Eropa yang memandang ke Inggris dengan cemas.
Dibandingkan dengan Inggris, warga Skotlandia lebih pro Eropa.
Seandainya Skotlandia memisahkan diri, kemungkinan besar mayoritas warga Inggris akan menolak Uni Eropa.
Tahun 2017, Inggris rencananya akan melaksanakan referendum tentang keanggotaannya di Uni Eropa.
Tanpa pemilih Skotlandia, kemungkinan para penentang Uni Eropa akan berada di atas angin.
Sinyal bagi gerakan separatis lain?
Jika Skotlandia berhasil melepaskan diri dari Inggris, ini bisa menjadi sinyal kepada gerakan separatis lain di Eropa. Di Spanyol dan Belgia misalnya, ada gerakan politik yang cukup besar yang menuntut pemisahan diri. Bagi Inggris, keberhasilan Skotlandia bisa memicu tuntutan serupa di Irlandia Utara.
Apa mata uang yang akan digunakan Skotlandia?
Jika merdeka, Skotlandia tetap ingin menggunakan mata uang Poundsterling Inggris, setidaknya sampai pertengahan 2016. Setelah itu, Inggris menolak Poundsterling dipakai di Skotlandia. Tokoh politik Skotlandia Alex Salmond menerangkan, ia tetap ingin Poundsterling sebagai mata uang acuan. Dengan Poundsterling, Skotlandia tidak perlu mendirikan Bank Sentral atau mencetak uang sendiri.
Apa yang terjadi dengan utang Inggris saat ini?
Pemerintah Inggris di London mengisyaratkan kesediaan mereka untuk mengambil alih semua utang Inggris saat ini sebagai langkah pertama. Setelah suatu masa transisi, Inggris ingin Skotlandia "mengambil alih sebagian utang negara dengan porsi yang adil". Belum jelas bagaimana menghitung pembagian utang itu. Bisa dilakukan misalnya sesuai perbandingan produk domestik brutto per kawasan, atau sesuai perbandingan jumlah penduduk.


seni rupa

1.      budaya ?
Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.
v  Menurut :  Edward B. Taylor
Kebudayaan merupakan keseluruhan yang komplek, yang didalamnya pengetahuan, kepercayaan, kesiangan, moral, hukum, adat istidat, dan kemampuan-kemapuan lain yang didapat oleh seseorang sebagai anggota masyarakat.
o   M. Jacobs dan B.J. Stren
Kebudayaan mencangkup keseluruhan yang meliputi bentuk teknologi sosial, ideology, religi, dan kesenian serta benda, yang kesemuanya merupakan warisan sosial
o   Koentjaraningrat
Adalah seluruh system gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dalam bersikap dan berprilaku , baik secara individu maupun kelompok .
Pendapat pribadi : budaya adalah adat istiadat yang diturunkan dari tradisi masyarakat  dahulu kepada anak cucunya, dan masih dipertahankan hingga sekarang.

2.      Tinjauan seni dan budaya dalam peradaban perkembangan seni rupa di Indonesia

·         Tinjauan Karya Seni Rupa Indonesia Islam 

Latar Belakang Kebudayaan
Pada saat Islam datang ke tanah air, terdapat kerajaan-kerajaan yang bercorak Indonesia-Hindu. Sebenarnya Islam sudah dikenal sejak abad ke 7 di Indonesia, namun baru memiliki kekuasaan politik dengan berdirinya kerajaan bercorak Islam baru terjadi abad ke 13 M. Penyebaran ajaran Islam dipermudah dengan di datangkannya guru-guru Islam. Penyebaran Islam melalui Tasawuf lebih memudahkan terutama bagi masyarakat yang dulunya mempunyai dasar-dasar ketuhanan. Proses Islamisasi berjalan melalui tingkat golongan raja dan bangsawan, hal tersebut mempercepat berkembangnya Islam di Indonesia. Berdasarkan cerita tradisional dan sumber-sumber yang dianggap sebagai pembawa dan penyebar agama Islam di tanah Jawa adalah para wali yang kemudian terkenal dengan sebutan Wali Songo (SembilanWali).

·         Pembagian Sejarah Kesenian Indonesia Islam

Pembagian sejarah kesenian Indonesia
Islam mengalami kesulitan karena penelitian terhadapa karya senirupa pada zaman Islam belum diadakan secara intensif dan teru menerus seperti halnya seni rupa dari zaman Hindu. Kemudian seni rupa Islam di Indonesia karena bebrapa hal kehilangan bentuk kontinuitasnya tidak seperti yang terdapat pada negara Islam lainnya. 

·         Ciri ciri Seni Rupa Indonesia Islam

Ciri-ciri seni rupa Indonesi
Islam dibagi menjadi tiga yaitu dilihat dari kedudukan seniman, perana tradisi seni asing non Islam dan Langgam dalam Seni Indonesia Islam.
 Seni Bangunanan.
Pendahuluan Sebuah bangunan akan kehilangan makna apabila tidak didukung oleh faktor estetika atau keindahan. Karya seni bangunan Indonesia pada zaman Islam meliputi bangunan masjid dan makam sebagai bangunan sakral dan istana atau tempat tinggal tokoh terkemuka sebagai bangunan profan.

·         KEDUDUKAN SENI RUPA BARU
Seni rupa kontemporer Indonesia baru dirintis sekitar satu setengah abad yang lalu. Seni rupa kontemporer Indonesia merupakan bentuk kreatifitas baru sebagai prakarsa termuda dalam bidang kesenirupaan Indonesia, yang dirintis oleh seorang putra Indonesia di masa penjajahan yang penuh kegelapan. Seni rupa kontemporer bertujuan mengisi jiwa manusia yang memandangnya untuk memperoleh kekayaan makna dan keindahan bathiniah yang mendalam melalui hasi-hasil bentuk dari para kreativitaas artistik di jaman modern ini. Karya seni rupa kontemporer Indonesia diwujudkan dalam barbagai tema, melalui pengolahan gaya lama maupun baru, dengan media yang lama dan baru pula. Berkembang dari melukiskan segala sesuatu yang berwujud nampak sampai kepada yang abstrak.

·         Masa Perintis Seni Rupa Kontemporer Indonesia
Perintis Seni Rupa Kontemporer Indonesia dimulai abad ke 19 oleh Raden Saleh yang berkesempatan belajar di Belanda dan melukis dengan gaya naturalisis

·         Periode Seni Lukis Indonesia Molek
Sejak wafatnya Raden Saleh, seni lukis Indonesia mengalami kekosongan selama 30 tahun sampai pada akhirnya disambung kembali oleh Abdullah Suryosubroto, Wakidi, dan Basuki Abdullah yang bermahzab hindia molek. Di zaman ini juga muncul seorang pelukis yang berasal dari Nederland yaitu Rudolf Bonet. Rudolf Bonet merupakan tokoh penting dalam perkembangan seni lukis di Bali. Ia menetap secara kontinu di bali dan mendirikan perkumpulan “Pita Maha” di Ubud Bali sebagai pusatnya. Disana dia memasukan pandangan barunya tentang melukis anatomi realistis dengan komposisi yang disederhanakan. Dia juga mengajak para pelukis disana untuk melukiskan tema kehidupan sehari-hari. Demikian juga pemakaian warna-warna yang tidak primer. Karena sebelumnyapara pelukis bali terbatas hanya dengan pemakaian warna-warna biru dan merah disamping penggunaan tinta cina dan penambahan prada emas.

·         Berdirinya PERSAGI

PERSAGI (Persatuan Ahli Gambar Indonesia) didirikan pada 23 Oktober di Jakarta, dengan ketua Agus Djaya dan sekretaris Sudjojono. Perkumpulan ini didirikan guna melahirkan corak persatuan nasional. Namun hanya bertahan sampai 4 tahun saja sampai pada berakhirnya penjajahan belandadan masuknya penjajahan Jepang di Indoneia. PERSAGI beranggotakan: Emiria Sunassa, GA Sukirno,Sudiarjo, Herbert Hutagalung, S. Tutur, Suromo, Surono, Oton Laksmana, Ramli, Sumitro, Suaeb, Ateng Rusyan, Saptarita dan Abdusalam.

·         Seni Lukis Indonesia Pada Zaman Pendudukan Jepang 1942-1945
Di zaman kependudukan Jepang yang hanya seumur jagung itu berdiri sebuah organisasi yang dibentuk oleh Jepang, “POETRA” dengan tujuan menarik simpati masyarakat Indonesia. Di dalamnya terdapat bagian yang bernama “Bagian Kebudayaan” yang dipimpin oleh Sudjojono.

3.      Jelaskan visual komunitatif dalam pengertian visual

Ø  Karena warna dapat dilihat dan bisa melambangkan sesuatu
Ø  Karena warna dapat digunakan dan dapat disepakati sebagai symbol-simbol sesuatu contahnya, warna  kuning tanda keagungan atau kematian
Ø  Karena warna dapat menghidupkan rasa ketika orang melihat
Ø  Warna Harmonis, warna diterapkan secara naturalis seperti warna yang nampak di alam, misalnya daun berwarna hijau, langit berwarna biru, bunga berwarna merah, dsb.
Ø    Warna Heraldis, warna yang digunakan dalam pembuatan symbol atau lambing,     misalnya : merah berarti berani, putih berarti suci, biru berarti damai, hijau berarti sejuk, kuning berartijaya, ungu berarti berkabung, dll.
Ø   Warna Murni, penggunaan warna secara bebas tidak terikat oleh alam atau makna    tertentu, misalnya pada karya-karya seni modern.
4.       Tuliskan ciri perkembangan seni rupa modern

a.       Aliran Neo-klasikisme
Ciri-cirinya :
·         Lukisan terikat pada norma-norma intelektual akademis
·         Bentuk selalu seimbang dan harmonis
·         Batasan-batasan warna bersifat bersih dan statis
·         Berisi cerita lingkungan istana dan cenderung dilebih-lebihk
b.      Aliran Romantisme
Ciri-cirinya :
·         Lukisan mengandung cerita yang dahsyat dan emosional
·         Warna bersifat kontras dan meriah dan pengaturan komposisi dinamis
·         Mengandung kegetiran dan menyentuh perasaan
·         Kedahsyatan melebihi kenyataan
c.       Aliran realisme
Realisme merupakan aliran yang memandang dunia tanpa ilusi, selalu melukisan apa saja yang dijumpainya tanpa bulu dan tanpa ada idealisasi, distorsi atau pengolahan-pengolahannya.
d.      Aliran naturalisme
Aliran naturalisme adalah aliran yang berusaha untuk melukiskan keadaan alam, khususnya dari aspek yang menarik, sehingga lukisan naturalisme selalu bertemankan keindahan alam dan isinya.
e.       Aliran impresionisme
Impresionisme adalah aliran lukisan yang impresif, yaitu lukisan yang agak kabur dan tidak mendetail, biasanya tidak mempunyai kontur yang jelas dan Nampak hanya efek-efek warna yang membentuk wujud tertentu dan sangat dipengaruhi oleh keadaan cuaca , karena melukis dilakukan diluar studio.
f.       Aliran ekspresionisme
Ekspresionisme merupakan aliran yang melukiskan aktualitas yang sudah didistorsikan kearah suasana kesedihan, kekerasan ataupun tekanan.


5.      Sebutkan dan jelaskan perkembangan seni rupa di Indonesia ?

   a. Seni Rupa Prasejarah Indonesia
Jaman prasejarah (Prehistory) adalah jaman sebelum ditemukan sumber – sumber atau dokumen – dokumen tertulis mengenai kehidupan manusia. Latar belakang kebudayaannya berasal dari kebudayaan Indonesia yang disebarkan oleh bangsa Melayu Tua dan Melayu Muda. Agama asli pada waktu itu animisme dan dinamisme yang melahirkan bentuk kesenian sebagai media upacara (bersifat simbolisme).
b. Seni Rupa Indonesia Hindu
Kebudayaan Hindu berasal dari India yang menyebar di Indonesia sekitar abad pertama Masehi melalui kegiatan perdagangan, agama dan politik. Pusat perkembangannya di Jawa, Bali dan Sumatra yang kemudian bercampur (akulturasi) dengan kebudayaan asli Indonesia (kebudayaan istana dan feodal). Prose akulturasi kebudayan India dan Indonesia berlangsung secara bertahap dalam kurun waktu yang lama, yaitu dengan proses:
§ Proses peniruan (imitasi)
    § Proses Penyesuaian (adaptasi)
§ Proses Penguasaan (kreasi)

c. Seni Rupa Indonesia Islam
Agama Islam masuk ke Indonesia sekitar abad ke 7 M oleh para pedagang dari India, Persia dan Cina. Mereka menyebarkan ajaran Islam sekligus memperkenalkan kebudayaannya masing – masing, maka timbul akulturasi kebudayaan.

Seni rupa Islam juga dikembangkan oleh para empu di istana – istana sebagai media pengabdian kepada para penguasa (Raja/Sultan) kemudian dalam kaitannya dengan penyebaran agama Islam, para walipun berperan dalam mengembangkan seni di masyarakat pedesaan, misalnya da’wah Islam disampaikan dengan media seni wayang

d. Seni Rupa Indonesi Modern
         
Seni Rupa Modern adalah suatu karya seni rupa yang merupakan hasil kreativitas untukmenciptakan karya yang baru atau dengan kata lain karya seni rupa pembaruan. Kreativitasdalam seni rupa di dalamnya terdapat estetika, karakter, inovasi, dan originalitas.Peirode Perintis (1826-1880), perkembangannya diawali oleh pelukis Raden Saleh.Berkat pengalamannya belajar menggambar dan melukis di luar negeri seperti di Belanda,Jerman, Perancis, beliau dapat merintis kemunculan seni rupa Modern di Indonesia.

6.      Jelaskan apa yang dimaksud dengan seni yang berkualitas ?

v  Memiliki konstruksi estetik dan komposisi artistiknya kuat, sehingga enak dilihat dalam jangka waktu yang lama
v  Teknis membuatnya memenuhi usur tingkat kesulitan yang tinggi
v  Karyanya dibuat dengan konsep pemikiran yang menarik dan bermuatan sesuatu yang baru
v  Memiliki ciri khas dan mendapat pengakuan pemain pasar seni rupa dan kalangan akademik
v  Mengusung sosialitas,politik dan kemasyarakatan dalam negri, unsur, lokalitas kuat.

7.      Apa yang dimaksud dengan media, teknik, alat dan bahan
v  Media adalah Peralatan dan bahan yang digunakan dalam pembuatan karya       seni.
v  Teknik adalah suatu cara yang digunakan untuk proses pembuatan karya seni rupa.
v  Alat adalah benda yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan untuk membuat suatu hasil karya.
v  Bahan adalah benda baku yang dari mana sesuatu dapat dibuat darinya, atau barang yang dibutuhkan untuk membuat sesuatu bentuk karya.

8.      Jelaskan jenis,fungsi, dan tujuan pameran ?

v  jenis-jenis karya seni berdasarkan jenis karya seni yang dipamerkan

a.       pameran homogen, adalah kegiatan mempertunjukan mempertunjukan satu jenis karya seni saja, contoh seni lukis.
b.      Pameran heterogen , adalah kegiatan mempertunjukan berbagai jenis karya atau bermacam-macam karya seni. Contoh, pameran seni rupa.
v  Tujuan pameran :
Sebagai sarana hiburan atau rekreasi bagi kelompok pecinta seni dan masyarakat.Memberikan motivasi kepada pengunjung untuk mengambil langkah konkrit yang bermanfaat dalam berkesenian.Memupuk rasa cinta terhadap kebudayaan daerah dan pengembangan budaya nasional.Wujud dari hasil praktik seni rupa. Bila praktek berkarya seni tidak ditunjukkan kepada masyarakat, maka akan menjadi pengisi ruang gudang belaka.Sarana menunjukkan dan mengembangkan bakat pelajar kepada masyarakat dan kemungkinan mendapatkan penghasilan dari bidang seni.Meningkatkan apresiasi seni pada generasi muda. Bangsa yang maju seringkali ditandai dengan besarnya apresiasi (penghargaan) mereka terhadap kehidupan seni dan budaya.
v  Fungsi pameran :
Sebagai sarana pembelajaran untuk menanamkan kesadaran akan nilai-nilai keindahan pada karya seni.Sebagai sarana rekreasi dan hiburan. Dengan melihat pameran akan timbul rasa senang, segar, menghilangkan kejenuhan dan ketegangan batin dan fisik.Sebagai sarana pencapaian prestasi. Merupakan ajang berprestasi dan berkompetisi timbul pemikiran untuk berkarya yang baik.Sebagai sarana apresiasi. Dengan melihat pameran seni maka akan muncul berbagai tanggapan berupa kritik, penilaian, sarana penghargaan, rangsangan seseorang untuk berbuat kreatif dalam berkarya seni dan berolah seni.

9.      apa maksud dan tujuan apresiasi dan apresiator ?
v  apresiasi adalah sikap menghargai sebuah karya,sedangkan apresiator adalah seseorang yang memberikan apresiasi.
v  Tujuan apresiasi dan apresiator adalah menjadikan masyarakat” melek” sehingga dapat menerima seni sebagai semestinya, selain itu mengapresiasi karya seni itu penting sekali karena akan membuat hidup lebih nikmat, gembira dan sehat